Jakarta - Ibu mana yang tidak sedih anaknya jadi
tersangka. Kesedihan itulah yang sedang dirasakan Ine Irawati, ibunda
dari Andhika Pradipta (27) yang menjadi pengemudi Livina maut. Sang ibu
susah tidur saat anak pertamanya tersebut menabrak dan menewaskan dua
orang.
"Saat itu saya susah tidur," kata ibu Andhika kepada
wartawan dalam jumpa pers di Ruang manajer RS Fatmawati, Jakarta
Selatan, Sabtu (29/12/2012).
Ine yang saat itu terlihat mencoba
tegar menceritakan sebelum kejadian, Andika meminta izin mau ke daerah
Kemang dengan Kristian temannya. Dirinya mengatakan anaknya tersebut
selalu meminta izin kemanapun dia akan pergi.
"Dia izin mau ke
Kemang dengan temannya Kristian. Lalu dia cerita temannya ada yang
dateng dari Australia (si WN Korea) tetapi saya belum pernah ketemu
sebelumnya sama si WN korea itu," ujar Ine yang mengenakan kerudung
abu-abu itu.
Ine juga mengatakan pada saat itu dirinya mengetahui
kejadian dari polisi. Menurutnya polisi mendatangi rumahnya saat mau
menjelang pagi.
"Saya dapat kabar jam stengah lima pagi polisi datang kerumah," ujarnya.
Sumber : detik.com/MitraNewsUpdate
Ibunda Pengemudi Maut Livina Punya Firasat Saat Kecelakaan Terjadi
Written By antonsulaiman on Sabtu, 29 Desember 2012 | 20.50
Label:
News

Posting Komentar